Monthly Archives: Agustus 2010

Terjadinya Petir

Seringkali kita melihat petir di saat akan hujan dan pas saat hujan.

Mengapa petir sering terjadi pada saat-saat tersebut?

Ya, kita beri kesimpulan saja, berarti yang menyebabkan petir itu adalah awan/mendung!!!

Itu jawaban yg simpel, tapi lebih tepatnya, awan yang mengandung muatan listrik.

Baca lebih lanjut

Iklan
Categories: Pengetahuan | 1 Komentar

Pascagempa, Warga Gelar Ronda

Nusantara / Minggu, 22 Agustus 2010 02:30 WIB

Metrotvnews.com, Gunungkidul: Pascagempa, warga Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (21/8) malam, masih berjaga di luar rumah. Warga melakukan ronda malam untuk mengantisipasi gempa susulan.

Ronda dilakukan karena warga merasakan guncangan gempa susulan sebanyak dua kali menjelang pukul 19.00 WIB. Guncangan gempa, yang berpusat di Bantul, itu memang terasa hingga Gunungkidul. Belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban.

Gempa berkuatan 5 skala Richter itu terjadi sekitar pukul 18.41 WIB. Meski hanya beberapa menit, guncangan mengagetkan warga yang baru saja berbuka puasa. Mereka masih trauma atas gempa yang mengguncang kawasan itu 2004.(RAS)

(sumber:www.metrotvnews.com)

Categories: Berita | 7 Komentar

Cara kerja speedometer pesawat terbang

JIKA kendaraan yang bergerak di darat mengukur kecepatan dengan menggunakan speedometer, lalu bagaimanakah dengan pesawat terbang? Seperti kamu ketahui, speedometer bergerak berdasarkan perputaran roda yang menyentuh daratan. Nah bagaimana dengan pesawat yang melayang di udara?

C172_pitotDalam dunia penerbangan ada dua kecepatan yang diukur, yaitu kecepatan darat (ground speed) dan kecepatan angin (air speed). Kecepatan darat diukur dengan menghitung jarak dua buah titik (berangkat dan tujuan) dan kemudian dibagi dengan waktu tempuhnya. Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan | Tinggalkan komentar

Mengapa bisa kesetrum

Ada yang pernah merasakan kesetrum? Tahu khan kesetrum? Itu lho, tersengat arus listrik karena kebetulan kamu menyentuh kabel beraliran listrik, atau colokan listrik di dinding, atau juga saat kamu memasang lampu. Hati-hati ya, karena sengatan listrik ini bisa membahayakan jiwa kamu. Tapi pernahkan kamu melihat burung-burung bertengger di kabel listrik? Apakah mereka tidak kesetrum juga? Mengapa bisa begitu ya? Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan | Tinggalkan komentar

Gempa, RSUD Wirosaban alami kerusakan

Yogyakarta--Gempa berkekuatan 5 SR yang melanda Yogyakarta dilaporkan mengakibatkan, sebuah rumah sakit di Yogyakarta rusak.

Bukan hanya itu saja, genteng puluhan rumah warga juga melorot karena goyangan gempa.

Pantauan detikcom , Sabtu (21/8) pukul 20.05 WIB, di kawasan Umbulharjo, Yogyakarta, Plavon RSUD Wirosaban, Kota Yogyakarta, rusak. Kaca sejumlah bangsal di rumah sakit ini juga pecah akibat gempa.

Plavon eternit di ruang pengawas perawat di rumah sakit ini juga jatuh berantakan ke lantai. Kaca di bangsal Cempaka dan Pinulia juga pecah berceceran ke lantai.

Sementara itu pantauan detikcom dari sejumlah perumahan penduduk di Bantul, Yogyakarta, juga mengalami kerusakan ringan. Genteng puluhan rumah melorot.

Namun demikian situasi di Bantul kini sudah normal kembali. Penduduk sudah beraktivitas seperti biasa karena tidak ada pemadaman listrik dari PLN.

dtc/nad

–>http://www.solopos.com

Categories: Berita | 2 Komentar

Gempa terasa di Yogyakarta 21 Agustus 2010 18.40 wib

Telah terjadi gempa, dirasakan di Yogyakarta sangat keras

Magnitude: 5,0 SR

Kedaaman: 10km

15 km Tenggara BANTUL-DIY , 24 km BaratDaya WONOSARI-DIY , 26 km Tenggara YOGYAKARTA-DIY , 42 km BaratDaya KLATEN-JATENG , 446 km Tenggara JAKARTA-INDONESIA

—-===========—-

Tambahan Info 21 Agustus 2010 jam 21.30

dari berita di TV One, dilaporkan 10 rumah rusak, tetapi tidak roboh.

Tambahan Info 22 Agustus 2010 jam 07.00 berita dari MetroTV: puluhan rumah rusak ringan di Imogiri, Bantul, 6 orang dilarikan ke rumah sakit akibat tulang retak dan luka ringan. Baca lebih lanjut

Categories: Berita | 105 Komentar

Mengapa Bunga Matahari selalu mengikuti arah sinar Matahari?

Gerak bunga matahari menuju arah matahari termasuk gerak fototropisme, yaitu gerak sebagian tubuh tumbuhan ke arah sumber rangsang yaitu matahari. Baik daun maupun bunga dari bunga matahari bersifat heliotropis. Hal ini berkaitan dengan auksin. Auksin adalah hormon tumbuhan yang berada di sekitar daerah pucuk, fungsinya untuk mengendalikan pertumbuhan sel (Perpanjangan dan perbesaran). Baca lebih lanjut

Categories: Pengetahuan | 1 Komentar

Rahasia Mengapa Kunang-Kunang Bisa Menyala

ADA lebih 2.000 spesies kunang-kunang, yang sebenarnya adalah kumbang bersayap. Mekanisme bercahaya kunang-kunang biasanya menunjukkan beberapa informasi misalnya masa hidupnya. Kunang-kunang bersinar bahkan ketika mereka masih berupa larva kecil. Kedipan kepucatan mereka, cahaya kapur bertindak sebagai peringatan bagi pemangsa.

Banyak larva kunang-kunang mengandung bahan kimia yang tidak menyenangkan atau beracun untuk hewan dan manusia, menurut sebuah studi oleh para peneliti Universitas Tufts. Cahaya ini merupakan hasil pencampuran oksigen, pigmen yang disebut luciferin. Enzim luciferase, bahan kimia yang disebut adenosin trifosfat (ATP) adalah yang menyediakan sel energi, menurut peneliti Harvard Medical School. Kristal asam urat, yang terletak di sel-sel bisa diaktifkan untuk membuat cahaya, bertindak sebagai lapisan reflektif dan bersinar dari seluruh badan serangga. Namun, pola kedipan perut kunang-kunang itu tetap menjadi misteri, di mana ilmuwan tidak yakin apakah pola ini dikendalikan oleh sel-sel saraf serangga atau suplai oksigen. Tetapi para ilmuwan tahu apa guna kedipan itu. Kunang-kunang dewasa mengeluarkan sinyal cahaya terputus-putus untuk menarik perhatian pasangan di masa depan. Pola kedipan yang bervariasi dari pendek hingga urutan panjang terus menerus, dan spesies kunang-kunang yang berbeda memiliki cahaya sendiri yang unik, sehingga lebih mudah bagi pasangan yang cocok untuk menemukannya satu sama lain. Baik kunang-kunang jantan dan betina menyalakan lampu hijau mereka ketika memilih pasangan, dan menggunakan lampu berkedip mereka sebagai sarana untuk berkomunikasi selama pacaran. Selain kunang-kunang, banyak organisme lain, terutama makhluk laut, menggunakan emisi cahaya untuk seleksi seksual, menarik mangsa dan sebagai alat kamuflase. Diperkirakan ada sekitar 90 persen hewan laut dalam memiliki cahaya, menurut Scripps Institution of Oceanography.[ito]

(artikel-sains.blogspot.com)

Categories: Pengetahuan | Tinggalkan komentar

NASA Temukan Tempat Terdingin Dalam Tata Surya

ALAT jelajah bulan NASA menemukan titik terdingin di sistem tata surya.Titik itu memiliki temperatur sangat rendah untuk makhluk hidup dan bisa mencapai di bawah minus 249 derajat celcius. Orbit penjelajah bulan NASA menggunakan instrumen peramalnya yang disebut Diviner menemukan tempat terdingin di sistem tata surya,adalah di bulan. Saat malam berlangsung, temperatur di tempat itu dapat mencapai hingga di bawah minus 249 derajat celcius. Menurut laporan BBC News, instrumen peramal Diviner meneliti bagian tergelap yang dalam secara permanen di kawah yang ada di bulan. Juga ditemukan pada pertengahan musim dingin, malam hari di dalam suhu permukaan kawah paling dingin di daerah kutub utara dapat mencapai minus 249 derajat Celcius (26 derajat Kelvin). “Bulan memiliki salah satu lingkungan termal yang paling ekstrim bagi siapapun di sistem tata suurya,” ujar Profesor David Paige, Kepala Peneliti Diviner dari Universitas California Los Angeles. Baca lebih lanjut

Categories: Berita | Tinggalkan komentar

Sejarah dan Legenda Penemuan Payung

PADA awal 3500 tahun yang lalu, keberadaan payung telah ditemukan di Tiongkok. Mengenai ditemukannya payung, ada banyak legenda-legenda rakyat yang menceritakannya, satu diantaranya paling tersebar luas adalah cerita “Luban Penemu Payung”. Luban adalah Bapak Pertukangan di Tiongkok. Menurut catatan“Kepingan Giok”, payung ditemukan oleh isteri Luban, yang sangat peduli dan perhatian kepada kerja keras suaminya. Seperti diceritakan, Setiap hari Luban dibawakan makanan oleh isterinya yang bernama Yun, dimana Yun sering kali terkena hujan deras ketika itu. Baca lebih lanjut

Categories: Catatan, Pengetahuan | Tinggalkan komentar