Budidaya Cin Cau

Setelah tahu manfaatnya, saya jadi ingin memperbanyak tanaman cin cau yang saya miliki. Kebetulan saya masih ada  tanah di kebun yang masih kosong. Apa daya, saya bukan dari pertanian, akhirnya googling lagi deh,hehehe…

Maapkan, saya hanya bisa copas dari blog tetangga, dan ini dia yang saya dapatkan. Ada dua buah artikel untuk membudidayakan tanaman cincau.

Salam pertanian! Tanaman cincau (Cylia barbata) merupakan tanaman yang tumbuh merambat berdiameter kecil dan kulit batang kasar. Panjang batang bisa sampai belasan meter, daun tanaman ini berbentuk prisai ada yang berbulu ada yang licin tergantung jenisnya.

=====000=====

PEMBIBITAN

I. Dengan Biji

  1. Pilih biji-biji yang tua, ditandai dengan warna merah/ hitam. Kemudian kering anginkan biji tersebut
  2. Siapkan tempat pesemaian dengan nyiru/ polibag yang diisi dengan tanah yang dicampur dengan pupuk kandang
  3. Tanam biji pada media pesemaian
  4. Tempatkan pesemaian pada tempat yang teduh dan terhindar dari hama
  5. Pesemaian siap tanam setelah berumur 6 minggu

II. Dengan Stek

  1. Pilih stek yang agak tua (batang berwarna kecoklatan dan agak keras)
  2. Sisakan sedikit daun pada stek tersebut
  3. Rendam stek tersebut dalam tempat yang berisi air kurang lebih 1 minggu sehingga keluar rambut-rambut akar pada buku batang
  4. Pindahkan stek dalam polybag dengan hati-hati agar rambut tidak putus
  5. Jaga kelembabat polybag sampai beberapa hari
  6. Stek siap dipindah kelapangan setelah tumbuh daun-daun baru

III. Dengan Cara Merunduk

  1. Siapkan beberapa polybag yang berisi tanah yang subur (tanah + pupuk kandang)
  2. Pilih beberapa cabang yang tua
  3. Tanam cabang yang ada buku-bukunya pada polybag tersebut
  4. Ulangi pada ruas cabang yang lain dengan menggunakan polybag berikutnya sehingga satu batang bisa mendapatkan 4-5 bibit
  5. Setelah 1-2 bulan potong bibit tersebut dan siap ditanam dilahan

PENANAMAN

  1. Sediakan lubang tanam yang berisi tanah dan campuran pupuk kandang
  2. Siapkan tiang panjatan, bisa dari bambu atau pagar
  3. Tiang panjatan bisa juga dari tanaman hidup yang tidak rajin berbuah
  4. Tiang panjatan juga bisa dibuat dari ijuk yang digantung dibambu yang dibikin kerekan sehingga ketika panen bisa diturunkan dengan mudah dan dinaikkan kembali setelah panen

PEMELIHARAAN

  1. Yang terpenting dalam pemeliharaan adalah melakukan penyiraman saat kering karena cincau akan menghasilkan daun-daun yang kecil jika kekurangan air
  2. Pada batang yang tua dan mengering perlu dilakukan pemangkasan supaya dapat tumbuh tunas-tunas yang baru.

-by maspary- http://www.gerbangpertanian.com

===000===

CARA MENANAM CINCAU

1. Ambil bibit yg merupakan batang cincau yang merambat ke bawah hingga ke tanah dan sudah ditumbuhi akar.

2. Pilih bibit yang baik, biasanya bibit ini masih berumur tiga sampai empat hari. Jangan memilih bibit yang layu karena tidak akan bagus saat ditanam.

3. Siapkan pot atau polybag/plastik berdiameter 20 cm. Jangan lupa pot atau polybag diberikan saluran udara agar tanaman tetap segar. Selain itu saluran udara agar tanaman tetap segar. Selain itu saluran udara juga berfungsi untuk mengeluarkan air bila anda terlalu banyak menyiram tanaman.

4. Siapkan tanah, sekam, dan pupuk kandang dengan komposisi 3:1:1. Usahakan memilih tanah yang tidak bercampur dengan batu dan kerikil.

5. Masukkan campuran tanah ke dalam pot berdiameter 20 cm, siram, letakkan di area yang mendapat banyak matahari.

6. Setelah tiga bulan, pindahkan tanaman ke tanah dekat pagar. Caranya gali tanah itu hingga 30 cm, tanam dan tutup dengan tanah dan pupuk kandang. Siram. bila tidak memiliki pagar di dekat rumah, anda bisa menanam beberapa kayu dengan tinggi 50 cm. Nantinya, tanaman cincau akan tumbuh dan merambat ke kayu-kayu tersebut.

7. Siram sehari sekali, kecuali pada musim hujan. jangan terlalu banyak air karena tanaman cincau akan tumbuh dan merambat ke kayu-kayu tersebut.

8. Sebulan kemudian pohon akan tumbuh subur, daun cincau akan banyak dan siap dipanen. Untuk konsumsi, pilih daun cincau yang segar.

sumber:http://mardhotillah-islamic-deepfeeling.blogspot.com

===000===

Terima kasih kepada pemilik kedua blog di atas, selain bermanfaat bagi saya pribadi, saya bantu untuk menyebar luaskan pengetahuan anda agar semakin bermanfaat bagi banyak orang..

Categories: Pengetahuan | 8 Komentar

Navigasi pos

8 thoughts on “Budidaya Cin Cau

  1. Thank’s Info Nya Bermamfa’at

  2. Anonim

    dimana saya bisa dapatkan bibit tanaman ini?

  3. Anonim

    Terima kasih atas infonya, sy sangat bersyukur dgn adanya internet khususnya google sehingga dapat berbagi informasi yg berguna, btw dimana sy dapat membeli biji tanaman cincau tsb?Thanks

  4. Anonim

    kalau daun cincaun yang sudah di panen berapa harga per kg kering. tlg di balas ,karena di tempat kitabanyak daun cincaunya

  5. Prabowo

    YANG BUTUH DAUN DAN BIBIT CINCAO SILAKAN HUBUNGI KAMI chasiapro@gmail.com atau 082136712513 Trims Prabowo Jogja

  6. yuni handayani

    Nice. Infonya…!!!! Sy jg punya tanaman cincau cuma bingung utk membudidayakannya supaya lebih banyak lagi

  7. ibu ida

    Bs beli dimana biji cincau

  8. Anonim

    dimana saya dapat mendapatkan bibit tanaman cincau yg berasal dr daerah muntilan???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.