GEREJA GOTHIC SAYIDAN

GEREJA GOTHIC SAYIDAN

Pada dasarnya Sayidan adalah sebuah daerah yang terletak di sebelah timur Keraton Yogyakarta berjarak sekitar  800 meter-an. Memang daerah tersebut terkenal dengan jembatannya.
Tapi apabila kita mengamati lebih cermat lagi dari jembatan tersebut ke arah selatan, akan terlihat sebuah bangunan kuno yang bergaya eropa abad pertengahan berdiri megah ditengah bangunan- bangunan lain.
Bangunan itu dikenal dengan sebutan Gereja Gothic. Sebutan ini diambil karena struktur bangunan yang terkesan menutup diri dan berbau mistis.
Ada dua pintu yang memungkinkan kita untuk masuk ke dalam bangunan tersebut. Satu pintu terletak di gang kecil di utara bangunan itu. satu lainnya ada bersebelahan dengan Polsek Gondomanan. Di pintu samping yang ada di gang kecil utara bangunan, terdapat nama atau ukiran “Ullen Sentalu”. yang merupakan sebuah akronim “Ulating Blencong Sejatine Tataning Lumaku” yang kurang lebih bahasa Indonesianya Pelita Hidup Bagi Perjalanan Manusia.. Memang dulunya sang pemilik gereja adalah Keluarga Haryono, Pemilik sebuah museum batik di Kaliurang.
Bagi warga sekitar Sayidan, gereja yang sudah tidak digunakan lagi itu tampak seperti bangunan biasa saja. Tidak ada yang berkesan spesial dengan bangunan tersebut. Bagi seorang pemerhati struktur bangunan atau arsitektur akan menganggap bangunan tersebut memiliki nilai seni yang cukup tinggi. Lain halnya dengan orang-orang yang telah mendengar cerita lain dibalik bangunan itu, mereka bisa jadi menafsirkan berbeda dengan melihatnya.
Bangunan ini berdiri pada jaman Hindia Belanda. Terlihat dari arsitekturnya yang bergaya Eropa kuno. Karena di sana terdapat musim salju, maka sebagian besar bangunan di Eropa dibuat tinggi dan berdinding tebal. Sama halnya dengan Gereja Gothic yang ada di Sayiddan ini.
Letak gereja ini ditengah perkampungan. didepannya sudah banyak ruko dan rumah warga, begitu pula sampung dan belakangnya. Seakan gereja ini menutup diri dari sekitar.
Ada yang beranggapan bahwa bangunan tersebut merupakan gereja sengketa, karena tidak dapat izin penggunaan bangunan maka bangunan ini dibiarkan dan ditinggalkan begitu saja oleh sang pemilik. Patung yesus raksasa yang ada diatas bangunan itu menunjuk dan menghadap ke arah kraton, sehingga seakan- akan patung itu melambangkan bahwa kraton diberkati oleh yesus.
Ada pula yang beranggapan bahwa kegiatan keagamaan di gereja itu dulunya merupakan ajaran sesat dan meresahkan warga. maka surat izin penggunaan bangunan itu tidak pernah keluar.
alasan- alasan tersebut yang digunakan untuk menjawab pertanyaan, “mengapa bangunan ini tidak berfungsi lagi”
Ada dua bangunan disana. Satu berbentuk gereja dengan salib di atap- atap kerucutnya, dan lonceng besar juga patung Yesus.Beruntung seseorang memotret pada saat salah satu jendela terbuka dan dapat terlihat tangga besi yang dingin disana. ada pula yang bicara bahwa ada semacam altar didalammnya. Bangunan yang satu lagi diketahui hanya rumah tinggal.
warga yang tinggal disekitar bangunan itu tampaknya menutupi sesuatu ketika ditanya tentang bangunan itu. dan Ada yang bilang, setiap malam, rumah- rumah disekitar bangunan itu menyalakan lilin. entah apa maksudnya. namun itu cukup membuktikan bahwa ada hal yang aneh pada bangunan itu.
Bangunan ini sangat megah dan indah. seperti kastil yang cukup dingin.
Seperti namanya. GEREJA GOTHIC SAYIDAN.

Posted by Erchiust Dummiestbaby at 7:35 PM

Categories: Catatan | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.